Postingan

Menampilkan postingan dari 2019

MENGOBARKAN API SEJARAH 10 NOVEMBER

MENGOBARKAN API SEJARAH 10 NOVEMBER (Resolusi Jihad Adalah Peristiwa Kebangsaan) Oleh; Arif Budiman Eksistensi sebuah negara biasannya sangat tergantung pada eksisteni para sosok gagah yang rela berjuang menajaga batas-batas negeri.  Mereka yang memiliki tekad kuat itu, umumnya terwakili oleh para kesatria, para tentara pejuang atau kalangan militer. Tanpa Militer, maka negara mudah dipecah belah. Kedaulatan saat itu  bisa secara seketika sirna. Maka militer adalah indikator pertama di masa revolusi fisik. Militer yang dimaksud dalam tulisan ini adalah mereka yang mengangkat senjata untuk membela kedaulatan bangsa. Disini terkandung makna bahwa militer adalah tindakan bela negara, dan yang bela negara bukan sekedar militer resmi negara namun juga seluruh warga negara. Revolusi 10 November bukan semata militer, revolusi 10 November adalah semangat arek-arek Suraboyo dari semua kalangan, termasuk para ulama. bahkan sampai keluar Resolusi Jihad. Ini adalah tanda bahwa kekua...

PENDIDIKAN ERA 4.0: Sebuah Keniscayaan

PENDIDIKAN ERA 4.0: Sebuah Keniscayaan Arif Budiman Pendidikan serba digital Bahkan Homeschooling, namun tatap muka tetap tak tergantikan. Mungkin porsi pertemuan yang sangat padata perlu disusutkan Tapi ke

PARA PEKERJA UNBK: Antara Pengawas, Proktor dan Teknisi

PARA PEKERJA UNBK: Antara Pengawas, Proktor dan Teknisi Oleh: Arif Budiman Penyelenggaraan evaluasi akhir nasional di negara kita kini telah mantap menggunakan komputer sebagai basis atau alat bantunya. Sistem baru ini menyebabkan beberapa perubahan dari sistem manual menuju ke sistem komputerisasi dimana penggunaan sistem baru ini terbukti lebih efektif dan efisien. Setidaknya terlihat dalam indikator pembiayaan yang lebih murah, hasil evaluasi yang cepat diketahui dan lain sebagainya. Tulisan ini berupaya untuk menjelaskan bagaimana para petugas yang terlibat dalam penyelenggaran Ujian itu sendiri. Dengan adanya sitem komputerisasi, secara umum sistem ini membutuhkan Ahli Komputer yang bisa menjalankan komputer baik secara teknis maupun aplikasi dalam komputer. Perkembangan sistem ini memunculkan petugas baru yang secara khusus dan spesifik menjalankan perannya yang membedakan dengan penyelenggara lain di UNBK. Pekerjaan atau petugas baru dalam sistem CBT ini adalah Proktor. ...

SUARA GURU SEJARAH UNTUK INDONESIA

Gambar
SUARA GURU SEJARAH UNTUK INDONESIA Oleh: Arif Budiman Hari ini kita sedang berada pada titik dimana friksi-friksi yang  telah terjadi  kini telah berlalu. Sebut saja ketegangan akibat pemilu yang telah menarik kencang urat leher kita sedemikian kencangnya. Akibat dari friksi friksi itu telah menyebabkan kita hampir tak mau bertegur sapa dengan teman, tetangga bahkan saudara kandung sendiri. Pada titik yang lebih sejuk ini, semestinya kita harus lebih menerima siapa yang jadi pemenang karena memang semestinya harus ada yang pemenang. Kita juga harus menerima jika kalah karena dalam suatu kompetisi memang semestinya ada pihak yang kalah. Situasi semacam ini dapat dipandang sebagai sebuah kenyataan. Dan dari fenomena kompetisi ini terkandung makna yang semestinya tertanam kuat di antara kedua belah pihak yaitu bagaimana keduanya menyikapi posisinya baik sebagai pihak menang ataupun pihak yang kalah. Dan sebaliknya yang tidak menarik adalah ketika kemen...
PARA "START UP" INDONESIA JAYA Oleh: Arif Budiman Kelahiran bangsa Indonesia tidak dapat dipisahkan dari para "Start Up pergerakan" yang rela berdiri di depan mengambil segala inisiatif yang mungkin untuk kemajuan Nasib bangsanya. Mereka adalah orang yang menjadi pioneer perubahan. Mereka adalah orang-orang yang mendedikasikan ide dan gagasannya untuk Indonesia. Beragam derita dan jalan terjal  adalah perjalanan panjang untuk menjadi Indonesia. Tidak semua anak muda tergugah untuk berpikir, bekerja dan berkreasi untuk Indonesia. Hanya mereka-mereka yang tajam hati, jiwa dan pikirannya yang mau sepenuhnya untuk Indonesia. Mereka adalah para start up pergerakan.  Konggres pemuda pun tidak berdiri sendiri sebagai suatu gerakan pemuda sebab telah ada benih yang tumbuh mengiringi dan membersamai kesatuan tekad untuk Indonesia Merdeka. Jauh sebelum itu, benih gerakan pemuda telah bersemi dalam gerakan-gerakan dan perlawnan daerah sebut saja, perlawanan Aceh, perlawa...

EKSISTENSI MENTAL (Dari Ontology ke Epistimologi)

EKSISTENSI MENTAL (Dari Ontology ke Epistimologi) Oleh: Arif Budiman [1] Sejauh ini belum ada klarifikasi memuaskan tentang relasi antara penjelasan wujud dalam kaitannya untuk menjelaskan eksistensi Tuhan. Di masa Suhrawardi, pembahasan ini menjadi sangat elitis dan terkesan hanya dimiliki atau dipunyai oleh kaum atau kelompok terpelajar saja [2] . Padahal Persoalan eksistensi atau keberadaan Tuhan adalah realitas tunggal yang melampaui dan mengatasi semua persoalan yang ada di dalam kehidupan manusia. Sehingga dalam hal ini sangat wajar jika pada akhirnya yang terjadi adalah muncul persoalan  ketuhanan sebab tiap bagian menyatakan sebagai entitas sendiri dan mengakui otoritasnya sebagai yang paling benar. Secara pribadi saya ingin membuat argumentasi ini agar tidak ada rantai yang terputus (Missing Link). Karenya penjelasan ontologis dan kesadaran pada aspek ontologism ini menjadi sangat penting, dan sesudah itu tetap ada baiknya dan menjelaskan epistimologis. Ti...

FAKULTAS

Fakultas Filsafat 1. Islamic Philosophy 2. Javanese Philosophy 3. Europe Philosophy Fakultas Pendidikan 1. Midle Education 2. Elementary Education Technic Faculty 1. Arsitektur Dunia Maya 2. Fakultas Bisnis 1. Digital economic 2. Shria Economic

VISI DAN MISI

Visi Menjalankan Amanah Peradaban Misi Menyelenggarakan Program-program Peradaban Menyelenggarakan Program-program Spiritual Mendorong Pribadi-pribadi yang Paripurna
PENGGUNAAN DISKUSI "AMANAH BUDAYA" UNTUK PEMBELAJARAN SEJARAH Oleh: Arif Budiman Latar Belakang Era modern menuntuk semua proses pembelajaran menyesuaikan diri dengan perubahan. Teriakit juga dengan pembelajaran Sejarah yang mau tidak mau harus menyelaraskan diri dengan perubahan itu. Bingkai perubahan ini menyangkut Paradigma Baru dalam Pembelajaran Sejarah. Selama ini pembelajaran sejarah berhadapan dengan kondisi yang membosankan dan karenaya harus mengubah cara pengajaran agar relevan dan tidak melulu dengan metode lama yang akan sangat membosankan. Pembelajaran sejarah saat ini dituntut untuk menyuguhkan lebih dekat bukan hanya materi tapi mendekatkan tujuan kepada anak didik atau peserta didik menjadi lebih dekat. Apa maksud mendekatkan tujuan kepada anak didik. yaitu menjelaskan kepda anak didik bahwa yang ingin dituju bukanlah awang-awang. yang dituju bukanlah angan-anagan atau nanti. apalagi masa lalu yang secara durasi waktu berjauhan dengan masa kini. ...